Cerita kecil di sekeliling kita
Tentang senja, malam, manusia, dan hal-hal yang tidak pernah benar-benar selesai di kepala.Tentang kota yang ramai, tapi kadang tidak terasa hidup. Tulisan-tulisan untuk orang yang sering terlihat baik-baik saja.
Jam 1 Pagi 23 May 2026
Malam itu aku belum bisa tidur. Bukan karena ada sesuatu yang terlalu menyedihkan. Atau karena hidup sedang benar-benar hancur.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Aku selalu percaya kalau senja adalah cara langit mengajarkan sesuatu tentang hidup. Tentang melepaskan, mungkin. Atau tentang bagaimana sesuatu bisa terlihat paling indah… tepat sebelum menghilang.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Semakin dewasa, aku mulai sadar kalau hidup ternyata bukan tentang menemukan akhir yang sempurna. Karena kenyataannya, sebagian besar hal di hidup manusia justru berhenti di tengah jalan.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Aku nggak tahu sejak kapan kota ini berubah jadi terasa asing. Padahal dulu aku hafal semuanya. Jalan tikus buat menghindari macet.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Ada fase di hidup ketika tempat paling nyaman bukan rumah. Tapi kursi plastik depan minimarket. Malam itu aku duduk sendiri sambil memegang kopi sachet yang sebenarnya sudah dingin dari tadi.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Aku baru sadar ayah mulai menua dari hal kecil. Bukan dari rambut putihnya. Bukan juga dari wajahnya yang sekarang lebih sering terlihat lelah.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Malam itu jam menunjukkan pukul 00.17. Kota sudah lebih tenang, kendaraan mulai jarang terdengar dari jendela apartemen, dan aku masih duduk di pinggir kasur sambil menatap layar WhatsApp yang dari tadi nggak berubah.
Read MoreJam 1 Pagi 23 May 2026
Hujan turun dari tadi sore. Bukan yang deras banget sampai bikin banjir, tapi cukup untuk bikin jalanan berubah jadi lebih lambat.
Read More